Saat Mulut di Kunci, Tangan dan Kaki menjadi Saksi

Akan tiba suatu masa dimana saat itu semua manusia akan di sidang dan diadili dengan hukum yang seadil-adilnya dan hakim yang " al-Adl " ( Maha Adil ) yakni Allah SWT. Ketika itu manusia berada pada masa Yaumul hisab, hari perhitungan amal manusia.
Saat Mulut Di Kunci, Tangan Dan Kaki menjadi Saksi
Setiap langkah kaki yang berjalan, kata-kata yang terucap, mata yang melihat, telinga yang mendengar, semuanya disetiap anggota tubuh manusia akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang telah dilakukan selama ini.

Satu hal yang perlu menjadi renungan bagi kita bersama, bahwa semua pertanyaan yang akan diajukan kepada kita nanti di akhirat, tidak akan mampu mulut ini menjawab sepatah katapun. Kekuasaan Allah SWT, ia perintahkan tangan-tangan kita berbicara dan kaki menjadi saksi atas semua yang telah dilakukan selama hidup didunia ini.

Allah jelaskan dalam firmannya :

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan tangan-tangan mereka berkata kepada Kami dan kaki-kaki mereka memberi kesaksian terhadap apa yang telah mereka usahakan. ( QS Yasin :65 )

Menurut Ibnu Katsir Rahimahullah, maksud ayat ini adalah menjelaskan kepada kita bahwa nanti di akhirat sekelompok orang yang selalu mempergunakan mulutnya berbicara tidak sesuai fakta dan selalu membuat saksi-saksi palsu, terutama orang munafik, maka akan terbukti bahwa apa yang telah mereka lakukan selama ini.

Mulut mereka terkunci, tangan mereka berbicara dan kaki menjadi saksi. Tidak mungkin tangan yang selama hidup didunia ini, yang selalu kita bawa kesana-sini akan berbohong dan tidak akan ada yang bisa berdusta lagi, dan semua fakta akan terungkap.

Kaki selama ini kita langkahkan kemana saja, ketempat Ibadah, tempat hiburan, maupun tempat-tempat maksiat, sebagai bukti nyata bahwa kita telah melakukan sesuatu, beruntunglah bagi mereka yang senantiasa membawa kaki dan tangan ketempat-tempat kebaikan dan senantiasa melakukan amal baik.

Kecelakaanlah yang didapat, jika kaki dan tangan saat didunia ini kita pergunakan untuk melakukan maksiat dan dosa. Semoga kita terhindar dari semua itu, WALLAHU A'LAM

No comments:

Post a Comment