Tradisi Mandi Abalisi pada Perempuan Suku Dayak

Mandi pagi merupakan perihal yang biasa dilakukan oleh seseorang karena itu merupakan rutinitas setiap pagi untuk membersihkan diri dari kotoran, namun mandi pagi secara bersama berjalan beriring  menuju sungai dan mandi bersama di sungai mungkin perihal yang luar biasa bagi kita.
Tradisi Mandi Abalisi Pada Perempuan Suku Dayak
Ya...seperti itulah yang dilakukan oleh warga Dayak Agabag di Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara khususnya kaum perempuan. Pada suatu ketika mereka akan melakukan tradisi mandi abalisi.

Apakah mandi Abalisi itu ?
Mandi Abalisi adalah mandi yang menurut bahasa dayak agabag berarti mandi untuk terhindar dari marabahaya. Karena tradisi ini biasanya dilaksanakan ketika adanya terjadi kematian seorang perempuan yang meninggal karena melahirkan.

Tujuan Mandi Abalisi :
Tujuan dilaksanakannya mandi abalisi bagi perempuan dayak agabaq adalah sebagai penghormatan pada perempuan yang telah meninggal disaat melahirkan. Dengan dilaksanakannya mandi abalisi ini perempuan dayak agabaq berharap agar terhindar dari marabahaya seperti yang dialami warga mereka yang telah meninggal karena melahirkan.

Pelaksanaan Mandi Abalisi :
Mandi abalisi ini dilaksanakan dengan ditandai seluruh perempuan Dayak Agabag akan menyunggi daun talas di atas kepala mereka ketika menuju sungai, ini juga merupakan syarat wajib bagi suku dayak dalam melaksanakan mandi abalisi tersebut dan mandi dilakukan disungai.

Kurangnya Infrastruktur salah satu penyebab banyaknya angka kematian saat melahirkan pada warga suku Dayak Agabaq, karena jarak antara pemukiman warga suku Dayak Agabaq sangat jauh dengan Puskesmas, apalagi rumah sakit yang terletak dipusat kota kabupaten.

Keterbatasan infrastruktur itu menyebabkan minimnya pertolongan pada suku Dayak Agabag, apalagi jika harus dilakukan operasi saecar tentu tidak bisa dihadapi oleh bidan kampung saja. Jika harus kerumah sakit kabupaten mereka harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah, sehingga yang mereka lakukan saat terjadi perihal darurat itu hanyalah sekedar kemampuan mereka saja dan menyebabkan angka kematian ibu meninggal karena melahirkan masih sangat tinggi.

No comments:

Post a Comment